KOLABORASI STAKEHOLDER: CEGAH HIV AKHIRI AIDS

Pembangunan kesehatan merupakan bagian dari pembangunan Pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan bagi setiap individu untuk hidup sehat agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi tingginya. Derajat kesehatan suatu masyarakat dapat dilihat dari berbagai indikator, salah satu indikator tersebut adalah kasus kesakitan yang sangat memprihatinkan kehidupan masyarakat yaitu penyakit HIV-AIDS.

HIV-AIDS merupakan penyakit mematikan yang jumlah penderitanya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan kejadian Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) menurut WHO telah menjadi masalah darurat di seluruh negara termasuk Indonesia. Menurut Global Fund (GF), penemuan kasus HIV-AIDS di Indonesia masih rendah, ditemukan karena ketidaktahuan masyarakat tentang deteksi dini HIV sehingga sering terdiagnosis AIDS dalam stadium akhir, di samping itu ODHA yang sudah mengetahui memiliki status HIV positif masih belum bersedia mengkonsumsi ARV dengan berbagai alasan antara lain: faktor psikis, ketidaksiapan konsumsi ARV seumur hidup maupun masalah sosioekonomi.

Berdasarkan hal tersebut, Program Studi Kesehatan Masyarakat Bersama Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Dhyana Pura dimana dalam kesempatan ini dapat bekerjasama dengan KPA Kabupaten Badung dan ADINKES Kabupaten Badung mengadakan seminar dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia Tahun 2022 yang mengangkat tema “Bangkit Indonesiaku Sehat Negeriku” dengan subtemaStakeholder Collaboration: Cegah HIV dan Akhiri AIDS”. Adapun peserta dalam kegiatan ini ialah mahasiswa Universitas Dhyana Pura, mahasiswa umum, siswa/i dan KPA Kabupaten Badung. Seminar Kesehatan ini telah berlangsung pada Senin, 19 Desember 2022 secara Hybird di Aula Gedung E, Universitas Dhyana Pura & Zoom Meeting.